Blogger templates

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, February 20, 2021

PENAWARAN BUKU STUDI TENTANG KONDISI PASAR & PROSPEK INDUSTRI SAUS KEDELAI (KECAP) DI INDONESIA DITENGAH MEWABAHNYA COVID-19, TAHUN 2021


Garis Besar Isi Buku
STUDI TENTANG KONDISI PASAR & PROSPEK INDUSTRI SAUS KEDELAI
(KECAP) DI INDONESIA DITENGAH MEWABAHNYA COVID-19, 2021


Pelanggan yang kami cintai.  Salam sejahtera.

Semoga kita semua ada dalam lindungan Tuhan !

COMMERCIAL GLOBAL DATA RESEARCH (CDR)

Kami adalah sebuah lembaga Konsultan, Survey, Riset dan Pelaporan di bidang data riset secara global, menyajikan berbagai informasi bisnis aktual yang meliputi sektor Industri manufaktur, pertambangan, perbankan, asuransi, studi kelayakan, dan jasa riset lainnya.

Kami hadir sebagai mitra konsultan Anda, untuk memberikan informasi aktual yang Anda perlukan guna menentukan arah kebijakan dalam mengembangkan perusahaan Anda.  Salah satu produk buku studi yang kami tawarkan kepada Anda adalah “BUKU STUDI TENTANG KONDISI PASAR DAN PROSPEK INDUSTRI SAUS KEDELAI (KECAP) DI INDONESIA, DITENGAH MEWABAHNYA COVID-19, TAHUN 2021.

Kami tawarkan Buku tersebut kepada Anda seharga Rp.6.000.000 (Enam juta rupiah), belum termasuk biaya pengiriman, membantu para pelaku bisnis pada Industri Kecap, membantu para pengambil keputusan, membantu para Investor, membantu pihak Perbankan atau Kreditor, dan pihak lainnya yang terkait, dengan cara melihat peta kekuatan diantara para pesaing/partner Anda, baik pesaing dari luar negeri maupun dalam negeri, mempelajari perkembangan ekspor dan impor produk kecap di Indonesia, mengetahui hambatan dan peluang, mengetahui main market dari setiap perusahaan kecap, mengetahui pangsa pasar luar negeri, mengetahui susunan Direktur dan Komisaris, serta informasi lainnya yang perlu Anda ketahui. (terlampir contoh Profil Perusahaan).

Seberapa besar kontribusi perusahaan Anda dalam meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi pesanan dari para buyer baik lokal maupun internasional, mencermati setiap peluang yang ada, dan diharapkan dengan memiliki buku ini, perusahaan Anda menjadi lebih produktif, efisien, lebih maju dan bersaing secara sehat.

KATA PENGANTAR

Saus kedelai adalah bumbu yang terbuat dari fermentasi adonan kedelai rebus, kacang panggang, air garam dan kapang aspergillus oryzae atau aspergillus sojae.  Setelah proses fermentasi, adonan ditekan, menghasilkan cairan, yang merupakan kecap, dan produk samping padat, yang sering digunakan sebagai pakan ternak.  Saus kedelai adalah bahan tradisional untuk masakan di kawasan Timur dan Asia Tenggara, yang digunakan dalam masakan dan sebagai bumbu.

Di Indonesia, saus kedelai dikenal sebagai kecap (juga disebut ketjap), yang merujuk pada semua istilah fermentasi saus, dan serumpun dengan kata Inggris “ketchup”.

        Istilah kecap juga digunakan untuk menggambarkan saus berbahan dasar non kedelai lainnya, seperti kecap ikan (dalam bahasa Inggris disebut fish sauce) dan kecap Inggris (saus worcestershire).

Tiga varietas umum kecap berbasis kedelai ada dalam masakan Indonesia, yang digunakan baik sebagai bahan masakan atau bumbu :

- Kecap asin: saus kedelai asin, yang sangat mirip dengan saus kedelai Tiongkok yang encer, tetapi biasanya agak lebih kental dan memiliki rasa yang lebih kuat; kecap asin dapat diganti dengan saus kedelai Tiongkok yang lebih encer dalam beberapa resep.  Saus kedelai asin pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh orang-orang Hokkien, sehingga rasanya menyerupai saus kedelai Tiongkok.  Saus kedelai Hakka yang terbuat dari kacang hitam sangat asin dan produksi besar terutama dibuat di Kepulauan Bangka Belitung;

-  Kecap manis: saus kedelai manis, yang memiliki kekentalan menyerupai sirup dan rasa unik, warna jelas, manis agak mirip karamel karena adanya tambahan gula aren dalam jumlah besar.  Kedelai biasa dengan tambahan gula merah dan sedikit molase dapat menggantikannya;

- Kecap manis sedang: saus kedelai manis sedang, yang memiliki kekentalan kurang, kurang manis dan memiliki rasa lebih asin daripada kecap manis.

 Kecap manis merupakan saus penting dalam masakan khas Indonesia, seperti nasi goreng, mie goreng, sate, tongseng, dan semur.  Sambal kecap misalnya merupakan jenis saus celup sambal kecap manis dengan irisan cabai, tomat, dan bawang merah, saus celup populer untuk sate kambing dan ikan bakar (ikan/seafood panggang).  Karena saus kedelai berasal dari Tiongkok, kecap asin juga merupakan bumbu penting dalam masakan Tiongkok Indonesia.

Persaingan

Persaingan usaha dimasa sekarang ini semakin ketat. Para pengusaha berlomba-lomba untuk memperbesar pangsa pasarnya, dengan tujuan agar dapat meningkatkan omset penjualan mereka.

Keadaan ini membuat pengusaha-pengusaha menjadi sedikit khawatir dengan meluasnya target pasar pesaingnya, sehingga untuk dapat bertahan pada persaingan ketat ini mendorong para pelaku usaha untuk membuat terobosan dan kiat tersendiri dalam memperbaiki pengelolaan dan pengembangan usahanya.

Setidaknya ada 4 (empat) pemain utama dalam industri kecap di Indonesia.  Keempat pemain utama tersebut antara lain :

1. PT. Unilever Indonesia, Tbk dengan Kecap Bango,

2. PT. ABC-Heinz dengan Kecap ABC,

3. PT. Wings Food dengan Kecap Sedaap,

4. PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk dengan merek Kecap Indofood.

Dua merek yang disebut pertama diyakini mengantongi pangsa pasar sebesar 75 %.  Selain itu Kecap Bango juga mendapatkan penghargaan Top Brand di pasar kecap di Indonesia.

 

Produksi kedelai

Kedelai juga merupakan bahan pangan yang penting, karena menjadi bahan baku pembuatan tempe dan kecap. Tempe sendiri merupakan salah satu sumber protein utama bagi rakyat Indonesia.

Namun sayangnya produksi kedelai sangat fluktuatif. Hanya tumbuh 1,05 % YoY di tahun 2015, selanjutnya malah terkontraksi selama dua tahun berturut-turut. Bahkan di tahun 2017 produksi kedelai turun hingga 37,65 % YoY menjadi tinggal 530 ribu ton saja.

Baru di tahun 2018 saja pertumbuhan produksi kedelai bisa naik hingga 84,91 % YoY menjadi 980 ribu ton.

     Tidak bosan-bosan pulau Jawa menjadi basis produksi utama tanaman pangan Repbulik Indonesia. Untuk kedelai sendiri, 65 % produksi tahun 2017 ada di Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur).


Kinerja industri pengolahan terpuruk sejak akhir 2019


Kinerja industri pengolahan Indonesia semakin menurun sejak kuartal III-2019. Pada kuartal II-2020, pertumbuhannya terkontraksi hingga 6,1 % (year on year/yoy). Padahal, industri pengolahan salah satu sektor kontributor pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) terbesar Indonesia dari lapangan usaha. Kontribusinya mencapai 19,87 % dari total PDB Indonesia.


Sebagai informasi, kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 secara tahunan tumbuh negatif 5,32 % (yoy). Kontraksi tertinggi dari sisi produksi terdapat pada lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar -30,84 % (yoy). Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor dan impor mencetak kontraksi tertinggi dengan masing-masing -11,66 % (yoy) dan 16,96 % (yoy).


Sementara diperkirakan produksi kedelai tahun 2019 sebesar 358.627 ton, tahun 2020 ditargetkan meningkat 7 persen menjadi 383.371 ton,” papar Amirudi dalam Rapat Koordinasi Pemanfaatan dan Target Pengembangan Kedelai Inovasi Balitbangtan, di Gedung BB Biogen, Bogor, Senin (20 Januari 2020) yang lalu.

 

Prospek ekonomi Indonesia di tahun 2021 akan semakin membaik

       Pertemuan tahunan Bank Indonesia Tahun 2020 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis 3 Desember 2020 lalu.


 Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua MPR Republik Indonesia, Ketua DPR Republik Indonesia, MA serta Duta Besar negara-negara sahabat.


     Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah pusat maupun daerah selama sembilan bulan terakhir bekerja keras dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 sambil menjaga keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi secara bersamaan. Pemerintah terus membantu masyarakat yang sakit untuk sembuh, membantu masyarakat agar tetap produktif dan bertahan di tengah krisis.

“Kerja keras tersebut mulai menampakkan hasil. Sinyal positif sudah kita lihat. Alhamdulillah laporan yang saya terima hari ini lebih rendah dari rata-rata dunia,” jelasnya.


Sinyal positif perekonomian juga semakin jelas. Hal tersebut dilihat dari triwulan kedua 2020, ekonomi di Indonesia terkontraksi -5,32% dan pada triwulan ketiga 2020 terkontraksi -3,49%. Artinya, Indonesia telah melewati titik terendahnya menuju titik balik untuk lebih baik.


“Pada momentum ini saya yakin akan bergerak lagi ke arah positif di triwulan keempat dan seterusnya,” jelasnya.


“Kita harus fokus untuk bergerak kedepan, fokus pada upaya-upaya untuk keluar dari pandemi, mempersiapkan vaksin dan program vaksinasi dengan cermat agar kita bisa bangkit dan pulih dari pandemi,” lanjut Presiden.


Di akhir sambutannya, Presiden berharap Bank Indonesia mengambil bagian yang lebih signifikan dalam reformasi fundamental yang sedang digulirkan pemerintah dan berkontribusi lebih besar untuk ikut menggerakkan sektor riil serta mendorong penciptaan lapangan pekerjaan baru dan membantu para pelaku usaha UMKM untuk kembali produktif.


“Dalam situasi krisis seperti ini, kita harus mampu bergerak cepat dan tepat. Kita harus berbagi beban dan berbagi tanggung jawab untuk urusan bangsa dan negara ini agar negara kita mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat regional dan global,” tutupnya.


Sementara itu, Kepala Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan prospek ekonomi tahun 2021 dan arah kebijakan Bank Indonesia. Menurutnya, sembilan bulan terakhir adalah sebuah perjuangan besar dalam melewati krisis Covid-19. Sinergi dan stabilitas yang terjaga dan perekonomian yang mulai membaik adalah bukti sinergi membangun optimisme perlu diperkuat antara Pemerintah Pusat dan Daerah.


“Sinergi itulah yang perlu kita perkuat dalam membangun optimisme pemulihan ekonomi lebih baik lagi kedepan menuju Indonesia Maju,” jelasnya.


Ia juga mengatakan, Bank Indonesia mendukung penuh pemulihan ekonomi nasional melalui stimulus moneter dan makro krusial serta kebijakan digitalisasi ekonomi dan keuangan.


“Bank Indonesia senantiasa mengarahkan seluruh instrumen kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional,” tuturnya.


Di akhir sambutannya dia mengatakan, prospek ekonomi di tahun 2021 akan semakin membaik. Optimisme tersebut harus terus dibangun dan diperkuat dengan semangat bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak.


“Insya Allah ekonomi kita akan pulih, kembali tumbuh tinggi menuju Indonesia Maju yang semakin sejahtera,” katanya.

 

DAFTAR ISI

BAB I  PENDAHULUAN               

1.1.  Latar belakang

1.2.  Tujuan dan ruang lingkup

1.3.  Sumber data dan informasi

BAB II  KONDISI EKONOMI

2.1.  Ekonomi Indonesia resesi

2.2.  Kinerja industri pengolahan terpuruk sejak akhir 2019

2.3.  Realisasi investasi naik 8,9 % pada kuartal III 2020

2.4.  Prospek Ekonomi Indonesia di tahun 2021 akan semakin membaik

 

BAB III  BAHAN BAKU DAN CARA MEMBUAT

3.1.  Produksi kedelai

3.2.  Cara membuat

          3.3.  Alur pembuatan kecap kedelai

BAB IV  PROFIL INDUSTRI

4.1.  Menteri Perindustrian : Indonesia surga kuliner, produksi kecap dan bumbu Rp 14,3 Triliun

4.2.   Lima pabrik kecap tertua di Indonesia

4.3.   Jejak kecap tradisional membelah nusantara 

4.4.   Produsen kecap di Indonesia

4.5.   Perkembangan industri kecap di Indonesia

4.6.   Syarat mutu kecap kedelai manis (SNI 3543: 2013)

4.7.   Perencanaan industri kecap

4.7.1.   Kecap sebagai salah satu industri agro

4.7.2.   Road map komoditas kedelai

4.7.3.   Kondisi ketersediaan bahan baku kedelai untuk produksi kecap

4.7.4.   Konsumsi kedelai dan kaitannya dengan konsumsi kecap

4.8.   Top Brand Index (TBI)


BAB V   PERKEMBANGAN EKSPOR – IMPOR

5.1.   APINDO : Pengusaha harus pelajari pasar tujuan ekspor

5.2.   Ironi Indonesia, negeri tempe kedelainya mayoritas impor

5.3.   Pemerintah pangkas target produksi kedelai, impor membayangi

5.4.   Kementerian Pertanian stop impor kedelai pada 2020

5.5.  Mengapa Indonesia masih impor kedelai dan bagaimana strategi meningkatkan produksi kedelai dalam negeri

5.6.    Impor kedelai menurut negara asal utama, 2010-2019

 

BAB VI  KONDISI PASAR

6.1.  Cara kecap ABC bangun customer engagement

6.2. Produksi masih rendah, Menteri Pertanian koreksi target produksi kedelai di 2020

6.3.  Produktivitas rendah, target swasembada kedelai diminta dikaji ulang

6.4.  Tabel perbandingan produk kecap manis terbaik

6.5.  Penyebab kenaikan harga kedelai

6.6.  Wings Food luncurkan kecap Sedaap kedelai hitam special

6.7. UKM DAERAH: Industri kecap berpeluang perluas pasar

6.8. Konsumsi kecap dan sebaran pabrik kecap di Indonesia

6.9. Peta konsumsi kecap Indonesia

6.10.  Konsumsi kecap, nasi goreng, soto, gulai dan rawon di Indonesia

6.11. Heinz-ABC dapat berkah dari pandemi dan program bansos Pemerintah

6.12.  Corona belum reda, ini ramalan industri manufaktur Indonesia di tahun 2021

6.13.   Makin gurih kecapnya, makin legit labanya

6.14.    Pendekatan konsumen ala Kecap ABC

BAB VII  STATISTIK

7.1.  Luas panen kedelai menurut provinsi

7.2.  Produksi kedelai menurut provinsi

7.3.  Produktivitas kedelai menurut provinsi

7.4.  Kebutuhan kedelai untuk kecap

7.5.  Tabel banyaknya serta nilai barang hasil produksi kecap

 

BAB VIII MARKET BRIEF PENETRASI PASAR SAUS KEDELAI DILUAR NEGERI        

8.1. Filipina

                 8.1.1.   Impor saus kedelai Filipina dari Indonesia dan dunia

8.1.2.   Impor – ekspor saus kedelai Filipina

8.1.3.   Negara pengimpor utama saus kedelai di Filipina

8.1.4.   Pasar ekspor saus kedelai dari Filipina

8.1.5.   Impor saus kedelai Filipina dari Indonesia dan dunia

8.2. Kanada

8.2.1.   Potensi Pasar Kanada

8.2.2.   Potensi pasar ekspor produk kecap kedelai (soya sauce) dari Kanada ke dunia

8.3. Permintaan kedelai dunia masih tinggi


BAB IX  PELUANG USAHA KECAP DAN ANALISANYA

9.1.      Peluang dari usaha kecap

9.2.      Prospek dalam menjalankan usaha kecap

9.3.      Memulai usaha kecap

9.4.      Pelaku usaha kecap

9.5.      Konsumen usaha kecap

9.6.      Tempat strategis dalam berjualan kecap

9.7.      Harga jual kecap

9.8.      Strategi promosi usaha kecap

9.9.      Keuntungan dalam menjalankan usaha kecap

9.10.    Kekurangan usaha kecap

9.11.    Mantap memilih usaha kecap untuk menambah penghasilan

9.12.    Resep membuat kecap

9.12.1. Bahan Kecap

9.12.2. Langkah membuat kecap

9.12.3. Tips langkah membuat kecap manis enak

9.12.4. Analisa usaha kecap


BAB X  PENUTUP

10.1.    Kesimpulan

          10.2.    Saran

SAMPLE OF COMPANY PROFILES


RIMBARIA REKAWIRA, PT

A d d r e s s                    :  Office & Factory

                                            Jl Kedinding Tengah II No. 4-6

                                            Tanah Kali Kedinding Kec. Kenjeran

                                            Surabaya - Indonesia

                                            Phones       : +62 31 3716542

                                            Fax.             : +62 31 3764311

                                            E-mail         : marketing@rimbaria.com

                                            Website     : https://rimbaria.com/

Date of Establishment  :  1983’s

Legal Status                    :  Limited Company (PT)

Category                         :  National Private Company

P e r m i t s                     The Department of Industry

                                            No. 071/REG/KANWIL.13/AI/IUT/XI/89

                                            Dated November 18th, 1989

Line of Business            :  Food Products Processing and

                                            Packaging (Tomato saue Rimbaria, Chili

                                            sauce Rimbaia, Soy sauce Rimbaria,

                                            Egg noodle Rimbaria)

Production Capacity     a. Ketchup: 540,000 kgs p.a.

                                            b. Tomato & chili sauce: 600,000 kgs pa

M a r k e t s                    :  Domestic

Capitalization                 :  a. Authorized Capital - Rp. 200,000,000

                                            b. Issued Capital       - Rp. 200,000,000

                                            c. Paid Up Capital     - Rp. 200,000,000

Shareholders                 :  Mr. Ali Tjekko Santoso

Total Investment           :  Owned Capital – Rp 200 million

B a n k e r s                     :  PT Bank MANDIRI Tbk.

Started Operation         :  1983’s

Total Employees            :  50 persons

Board of Management :      Director (s) – Mr. Ali Tekko Santoso

R E M A R K S :

PT Rimbaria Rekawira started as a small business which was inspired by the diversity of Indonesian cuisine. PT Rimbaria Rekawira has contributed and supported archipelago cuisine, by producing high quality soy sauce, tomato sauce and chilli sauce to give a touch of flavor and cuisine complementary.

Established in 1983, PT Rimbaria Rekawira contributes to the archipelago's culinary excellence by producing and distributing quality sauces, soy sauce and noodles.

Based in Surabaya - Indonesia, PT. Rimbaria Rekawira serves distribution throughout Indonesia and wants to expand into the global market. Supported by experienced food experts with food safety and GMP.

PT. Rimbaria Rekawira has produced high quality sauce and soy sauce products in terms of taste and perfect texture. We can also produce large quantities to ensure that our sauce and soy sauce products can arrive on time to the customers.

At PT. Rimbaria Rekawira, our customers needs are our priority. We conduct product research and development so that we can provide products that truly fit the customers needs both in terms of quality and taste. Our extensive knowledge about food, allows us to produce superior and leading sauce and soy sauce products.

Products

Our commitment is to create a unique and distinctive taste of Indonesian spices. All of our products are made with only the freshest ingredients. We combine it with several selected spices to create the best and fresh sauce. This is what makes our soy sauce and sauces synonymous with outstanding taste and quality.




FORMULIR PEMESANAN

ORDER FORM

 

Kirimkan kepada kami buku : STUDI TENTANG KONDISI PASAR DAN PROSPEK INDUSTRI SAUS KEDELAI (KECAP) DI INDONESIA, DITENGAH MEWABAHNYA COVID-19”, TAHUN 2021

 

Send us the book : "STUDY ON THE MARKET CONDITIONS AND PROSPECTS OF SOY SAUCE INDUSTRY IN INDONESIA, AMID THE OUTBREAK OF COVID-19, IN 2021

 

Silahkan pilih versi buku anda

Please select the version of your book

Versi / version : √   (     ) Indonesia  atau / or  (     ) English

 

Tanggal Pemesanan              : ……………………………………………………

Booking date 

Nama Pemesan                     : …………………………………………………

Name of  buyer      

Jabatan                                : ………………………………………………

Position     

Nama Perusahaan                 : ……………………………………………………

Name of Company

Alamat Perusahaan               : ……………………………………………………

Company Address                   

Telepon/Fax                           : …………………………………………………

Phone/Fax

 

E-mail                                     : ………………………………………………

 

Hormat kami / sincerely

Pemesan / buyer,


ttd.


____________________



Hubungi kami / Contact Us :

DENI SILALAHI (Marketing Department) 

Commercial Global Data Research

Address     : Sukamanah RT. 04/06 No. 199 Cisaat, Sukabumi 43152

Jawa Barat – INDONESIA

Phone        : +62 (0266) 6225566, +62 0857 9392 9829;      

E-mail: cg.dataresearch@gmail.com

Pembayaran melalui          :  √    Cash           Cheque           Transfer

Payment via

Nama Bank                           :  BANK OCBC NISP

Bank name                              Cabang Sukabumi


Nomor Rekening                 :  14081015480-1

Account number

 

Buku pesanan Anda akan segera kami kirim setelah ada konfirmasi dari pihak pemesan.

Book your order will immediately tell us when there is confirmation from the buyer


Terima kasih atas kepercayaan anda bermitra dengan kami.

Thank you for the trust you partner with us.